Minggu, 19 April 2009

PERAN PEMUDA ISLAM DALAM DEMOKRASI


Telah tercatatdalam sejarah peran pemuda dalam sentrum pergerakan dalam pembebasan diri dari penindasan para penjajah. Berbagai macam skenario politik yang dimainkan para pemuda dalam membangun mentalitas rakyat Indonesia. Mulai dari sumpah pemuda, peristiwa Rengasdengklok, hingga demonstrasi para mahasiswa tahun 1998 lalu menuntut adanya reformasi pemerintahan.
Sumpah pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 menjadi tonggak perjuangan bangsa Indonesia. Para pemuda dari seluruh nusantara bersatu untuk mengikrarkan persamaan dan kesatuan darah, tanah air, bangsa, dan bahasa yaitu Indonesia. Peristiwa ini membangkitkan semangat perjuangan dan persatuan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan dari para penjajah dunia.
Peristiwa penting lainnya yang melibatkan para pemuda Indonesia adalah peristiwa Rengasdengklok. Pada saat itu tepatnya tanggal 16 Agustus 1945 golongan muda menculik golongan tua (antara lain Soekarno) setelah mendengar kekalahan Jepang dalam perang dunia II. Mereka menculik golongan tua agar golongan tua segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Setelah kejadian penculikan ini maka para golongan tua segera merumuskan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.
Peristiwa besar yang mungkin masih hangat dalam ingatan kita adalah peristiwa 98. Saat itu, perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia datang ke Jakarta dan menduduki gedung DPR/MPR RI menuntut turunnya presiden Soeharto yang sudah memimpin selama 32 tahun. Peristiwa bersejarah ini berhasil menurunkan presiden Soeharto dari tampuk pemerintahan dan melahirkan era Reformasi hingga sekarang.
Berbagai peristiwa besar tadi cukuplah menjadi pelajaran bagi kita betapa pentingnya peran pemuda dalam proses demokrasi di Indonesia. Sebagai pemuda kita tidak boleh duduk diam tanpa mau tahu akan kondisi bangsa ini. Kalau bukan kita para penerus bangsa siapa yang akan melanjutkan perjuangan orang-orang terdahulu. Mereka rela mengorbankan harta dan jiwa demi kemerdekaan bangsa Indonesia tercinta.
Maksimalkan peran apapun yang bisa kita berikan untuk membangun bangsa ini. Sudah terlalu banyak orang-orang yang tidak bertanggungjawab membuat negeri ini tidak bermartabat. Kini saatnya generasi muda bersatu untuk menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat dan layak bersaing dengan bangsa lain. Kalau kita yakin bisa, pasti bisa. Semangat…!!!

Tidak ada komentar:

Mengenai Saya

Foto Saya
orang bilang sih cantik (hehe...soale tak paksa) gemar menulis, gemar membaca, gemar makan, gemar melamun, gemar nglayap, gemar tidur, pokoknya yang asik2 suka deh. aku sekarang jadi guru...terpaksa daripada dibilang pengangguran, tapi itu sementara kok. nanti saat waktunya tiba aku akan jadi presiden, haha dalam mimpi kali. yang pasti, aku adalah manusia jauh dari sempurna yang tetap mencoba, berusaha, latihan, berdoa, untuk menjadi lebih baik dan diridhoi Allah. InsyaAllah. Amin....